Lame sgt dah x update blog ni, bout 2 months rasanyer, sbb kesibukan melanda, kepenatan, minda bercelaru n ati berkecamuk...ermmm, entry kali ni nk tulis in BM, but campur2 a bit, bahasa rojak,huhuhu...
Masih rs demam lagi, pale pening2, this year many things happen.. Last friday kt ofis, aku rs demam sgt2, then gi pantry, nak mkn panadol, tup tup, aku tersilap mkn ubat. Padehal aku dh bace berkali2 nama ubat tu b4 mkn, furthermore aku ni mmg jenis yg carefull, but i dunno why i'm being like this. Nasib lar ubat gastrik je. Naper lar aku bley jd smpi camni skali nowadays..
Beberapa ari ni, aku x ley tdo, mcm2 terpikir, jd camni lepas bc msg frm one of my fren. sumtimes aku rs.... aku ni jenis yg x bersyukur ke, mb aku x penah puas ngan ape yg ade, kufur nikmat ke aku ni??? back then, biler aku fikir balik time kecik2, skolah n study mb aku ni kufur nikmat, aku selalu x puas hati ngan ape yg aku ade, aku nk dpt yg terbaik je, padehal aku rs aku ni tergolong antara org2 yg bertuah nk dibandingkan dgn kebanyakan org. Aku dilimpahkan ngan kasih-sayang yg x berbelah bagi frm both of my dear parents, dibesarkn dlm suasana yg agak mewah.. Aku x penah pun rs susah dr segi kewangan time skolah n study.. Ape aku nk sumenye tersedia dpn mata, ape aku nk aku dpt eventhough x lar sume.. tp aku still rs x puas ati ngan ape yg aku ade, selalu je mengeluh2 dlm hati. Other than that, sumtimes aku rs aku jenis yg x ley nk redha ngan ape yg jd, i mean if aku x dpt ape yg aku nk. Aku jenis yg msti nk dpt jgk ape yg aku ske atau aku nk. Ya Allah, ampunkan hambaMu ini.....
Back to the story bout the msg i recvd frm my fren.. ati aku jd x keruan balik biler aku bc msg kwn aku past few days, kwn aku cite2 psl 'that person' kt aku and tnye2 aku ade ctc2 lg ke ngan 'that person'. I admit, aku berasa marah bila ditanye2 n diceritakan lg psl 'that person'. Yes, i not blurt it out to u my fren and u don't noe that i feel mad at u, but deep inside my heart aku mmg terasa marah bile kamu bertanye atau bercerita ttg 'that person'.. mmg ade kesayuan di ati aku biler disebut ttg 'that person'. Aku blom mampu membuang rs sakit dan sayu ni sampai ke ari ini. Tp, sehari lepas tu, aku dpt lg msg frm my fren, dia cite psl prblm dia, aku rs bersalah sbb rs marah kt dia, dugaan yg dia tanggung jauh lbh berat dr ape yg aku hadapi.. I do feel sad ttg ape yg kamu lalui my dear fren, eventhough aku x penah lalui ape yg kamu hadapi tp aku dpt rasakn that sadness.. Aku harap kamu tabah n sabar atas segala ketentuan Allah.. Forgive me my dear fren for feeling mad at u, i noe u're not reading this blog n u also dunno that i,ve mad at u but i still feeling guilty.. Dugaan aku ni x lar sebesar mane pun nk dibandingkan ngan ape yg kamu tempuhi my dear fren, tp why kali ni aku lemah sgt, x mampu nk hadap.. Sampai biler lar atiku akn terus merasa sayu mcm ni, Ya Allah.......
Everything we want is not everything we need, But............
Monday, August 10, 2009
I found an article that cought my eyes, its so touching...
CINTA TIDAK SELALU HARUS BERBENTUK “BUNGA”.
Aku mencintai suamiku kerana sifatnya yang semulajadi dan aku begitu menyukai perasaan hangat yang muncul di hati ketika bersandar di bahunya yang bidang. Tiga tahun dalam alam perkenalan, dan dua tahun dalam alam perkahwinan, harus aku akui bahawa aku mulai rasa bosan dan lelah dengan kehidupan berumahtangga dengannya dan alasan-alasan mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. Aku seorang wanita yang berjiwa sentimental dan benar2 sensitif serta berperasaan halus. Aku merindui saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan belaian. Tetapi semua itu tidak lagi aku perolehi. Suamiku jauh berbeza dari apa yang aku harapkan dulu. Rasa sensitifnya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam perkahwinan kami telah memusnahkan semua harapan tentang kehidupan cinta yang ideal. Suatu hari, aku beranikan diri untuk menyatakan keputusan untuk bercerai.
“Mengapa?”, dia bertanya dengan terkejut.
“Aku lelah, kamu tidak pernah memberikan cinta yang aku inginkan”
Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, nampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak. Kekecewaan aku semakin bertambah, seorang lelaki yang tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang dapat aku harapkan darinya? Dan akhirnya dia bertanya, “Apa yang dapat aku lakukan untuk mengubah fikiranmu?”. Aku menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan perlahan, “Aku ada satu pertanyaan, jika kau dapat menemui jawapannya, aku akan mengubah fikiranku: Seandainya, aku menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kau memanjat gunung itu, kau akan mati. Apakah kau akan melakukannya untukku?” Dia termenung dan akhirnya berkata, “Aku akan memberikan jawapannya esok.” Hatiku langsung gundah mendengar reaksinya. Keesokan paginya, suamiku tiada di rumah, dan aku menemui selembar kertas dengan coretan tangannya di bawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertulis…
“Sayang, aku tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi izinkan aku untuk menjelaskan alasannya.” Kalimat pertama ini menghancurkan hatiku. Aku lantas terus membacanya.
“Sayang, kau biasa menggunakan komputer dan selalu menghadapi masalah kerosakan program di dalamnya dan akhirnya menangis di depan monitor, Aku harus memberikan jari-jariku supaya dapat membantumu dan memperbaiki programnya.”
“Kau selalu lupa membawa kunci rumah ketika keluar rumah, dan aku harus memberikan kakiku supaya dapat menendang pintu, dan membukakan pintu untukmu ketika pulang.”
“Kamu suka jalan2 ke luar kota tetapi selalu sesat di tempat-tempat baru kamu kunjungi, Aku harus menunggu di rumah agar dapat memberikan mataku untuk mengarahkan jalan untukmu.”
“Kamu selalu kelelahan pada waktu ‘teman baikmu’ datang setiap bulan, dan aku harus memberikan tanganku untuk memicit kakimu yang kebas.”
“Kamu seorang yg suka diam di rumah, dan aku selalu khuatir kamu akan menjadi ‘aneh’. Dan aku harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburkanmu di rumah atau meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami.”
“Kamu selalu menatap komputermu, membaca buku dan itu tidak baik untuk kesihatan matamu, aku harus menjaga mataku agar ketika kita tua nanti, aku masih dapat menolong memotong kukumu dan mencabuti ubanmu.”
“Tanganku akan memegang tanganmu, membimbingmu menyusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna2 bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu”.
“Tetapi sayangku, aku tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Kerana, aku tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku.”
“Sayangku, aku tahu, di luar sana ada banyak orang yang mampu mencintaimu lebih dari aku mencintaimu.”
“Untuk itu sayangku, jika semua yang telah kuberikan dengan tanganku, kakiku, mataku, tidak cukup bagimu. Aku tidak dapat menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakanmu.” Air mataku jatuh di atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi aku tetap berusaha untuk membaca selanjutnya…
“Dan sekarang, sayangku, kamu telah selesai membaca jawapanku. Jika kau berpuas hati dengan semua jawapan ini, dan tetap menginginkanku untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, aku sekarang sedang berdiri di luar pintu menunggu jawapanmu.”
“Jika kamu tidak puas, sayangku, biarkan aku masuk untuk mengambil barang-barangku, dan aku tidak akan menyusahkan hidupmu. Percayalah, kebahagiaanku adalah apabila kau bahagia.”. Aku segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah keliru sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaanku. Oh, kini baru aku tahu, tidak ada orang lain yang pernah mencintaiku lebih dari dia mencintaiku. Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah beransur-ansur hilang dari hati kita kerana kita merasakan pasangan kita tidak dapat memberikan cinta dalam bentuk yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam bentuk lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Seringkali yang kita perlukan adalah memahami bentuk cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan bentuk tertentu kerana cinta tidak selalu harus berbentuk “bunga”.
Its true......cinta tidak selalu harus berbentuk “bunga”. After wut i've been thru all along, really understand wut its actually mean of love/'kasih sayang'. Sumtimes, cinta yang sentiasa berbentuk “bunga” tu x kekal lame. If we truly luv sumone, hav to accept them for who they are and appreciate people who luv us.
I feel like giving up, demotivated. Last tuesday, one of my close colleague resign, hmmm... a big lost to me. I'm being so stressed up nowadays with the workload, to achieve productivity everyday with high accuracy, stay back lately, multitasking, huh... all those craps.. sumtimes feel like i can't take it anymore, feel like crying.. so stressfull. Furthermore, i don't have a shoulder to cry on anymore, eventhough i have a luvly parents, very understanding and supportive frens, but have to admit that i need 'that person' to be at my side thru this hard time..
Can,t do anything bout this, hav to be patience and cross my fingers to God hope that this hard time will pass and there'll be a shine in my life.. I belief, a patience will be rewarded someday.....
To Dina...
Thnx for the layout, so nice, siap ade gambo jantung tu,hehe.. sorry rarely update this blog due to my busyness and tiredness everyday..
I… can't get out of bed today Or get you off my mind I just can't seem to find a way To leave the love behind
I ain't tripping I'm just missing you You know what I'm saying You know what I mean
You've kept me hanging from a string While you make me cry I've tried to give you everything But you just give me lies
I ain't tripping I'm just missing you You know what I'm saying You know what I mean
Every now and then when I'm all alone I'd be wishing that you would call me on the telephone Say you want me back but you never do I feel like such a fool There's nothing I can do I'm such a fool for you
I can't take it What am I waiting for? I'm still breaking I miss you even more And I can't fake it The way I could before I hate you but I love you I can't stop thinking of you It's true, I'm stuck on you
Now loves a broken record that's been Skipping in my head I keep singing yesterday Why we have to play these games we play
I ain't tripping I'm just missing you You know what I'm saying You know what I mean Every now and then when I'm all alone I'd be wishing that you would call me on the telephone Say you want me back but you never do I feel like such a fool
I can't take it What am I waiting for? I'm still breaking I miss you even more And I can't fake it The way I could before I hate you but I love you I can't stop thinking of you It's true, I'm stuck on you
Every now and then when I'm all alone I'd be wishing that you would call me on the telephone Say you want me back but you never do I feel like such a fool There's nothing I can do I'm such a fool for you
I can't take it What am I waiting for? I'm still breaking I miss you even more And I can't fake it The way I could before I hate you but I love you I can't stop thinking of you I hate you but I love you I can't stop thinking of you Don't know what to do I'm stuck on you
Hmmm......dunno wut to write, seems all the words can't pop up from my head..
Let's start bout yesterday...
As usual, going out wit those 2 cutes gurl aka my loyal housemates,hakhak.. The main purpose is, i'm finding a new shoes but x jmpa pun. Can't find one that really suits me eventhough da round smpi 3 malls, huhu, terukkn, am i too fussy?? really feel frustrated coz can't get my shoes, and other things is since nk kuar lg, ade je x kene, my tudung buat hal, baju x selesa n sbgnyer,huh pe aku merepek ni. Yesterday mmg buat aku rasa hangin satu badan,huhu, nway thnx so much to both of my loyal housemates yg willingly menemankn aku cari kasut dgn penuh kesabaran,hehe..
p/s : actually there's ardy hav a pair of shoes that caught my eyes, (mark n spencer KLCC), huhu, the shoes, wait for me ya, next mnth,ahaks....